PERSIK.ID – Ibrahim Sanjaya bukan warga asli Kediri. Bahkan, kampung halamannya di Waikabubak, Nusa Tenggara Timur (NTT) berjarak ribuan kilometer (km) dari Kediri. Tapi, selama dua tahun memperkuat Persik, Sanjaya menganggap Kediri seperti rumah keduanya.”Saya nyaman sekali tinggal di Kediri. Seperti di rumah sendiri,” kata dia.

Sanjaya mengaku, bisa cepat beradaptasi setelah mendarat pertama kali ke Kediri pada 2019. Keterbukaan warga Kediri dan bersahabatnya mereka membuat pemain kelahiran 23 Agustus 1997 ini tidak sulit mencari teman. Bukan hanya teman satu profesi, tetapi juga dari masyarakat kalangan lain.”Orang-orangnya sangat welcome,” ucapnya.

Sanjaya merupakan salah satu penggawa yang ikut mengantarkan Persik ke tangga juara Liga 2 2019. Titel tersebut sekaligus mengantarkan klub ini promosi ke Liga 1. Sayang, kompetisi musim 2020 harus berhenti karena pandemi Covid-19.

Sanjaya mengatakan, masih ingin membela Persik dalam beberapa tahun ke depan. Di awal musim kompetisi tahun lalu, dia belum begitu merasakan atmosfer pertandingan. Sebab, Persik baru menjalani tiga laga saja.

“Musim lalu belum terasa. Makanya, saya ingin merasakan laga-laga lain bersama Persik. Dan, kalau bisa mengulang juara lagi. Insyaallah,” ujarnya. (*)

editor persik
January 22, 2021

1 comments on “Ibrahim Sanjaya Kagumi Bersahabatnya Orang-Orang Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *