KEDIRI – Adi Eko Jayanto dan Eka Sama Adi Prasetya ibarat pinang dibelah dua. Banyak kesamaan di antara keduanya yang bisa membuat orang bingung jika belum mengenalnya. Kesamaan itu mulai dari nama, asal daerah, sampai posisi di tim.
“Dulu pelatih bingung dengan nama kami berdua,” kata Adi.

Seperti berjodoh, keduanya memang sering berada di klub yang sama. Dimulai dari PSM Madiun, Persedikab Kediri dan sekarang di Persik Kediri.

Yang menarik, Eka dan Adi juga memulai menggeluti olahraga si kulit bundar itu dari sekolah sepak bola (SSB) yang sama. Yakni, klub Gagak Rimang asal Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, tempat kelahiran mereka.

Sama-sama berposisi sebagai gelandang, mereka sebenarnya punya peran yang berbeda. Adi lebih nyaman dengan cara bertahan.
“Orang-orang menyebutnya sebagai destroyer (perusak),” ujarnya.

Sementara Eka mengaku lebih condong berperan sebagai pengatur serangan. Karenanya, mereka beberapa kerap dimainkan bersama. “Saya sudah mengenal Adi sejak SD,” kata Eka. (*)

editor persik
December 3, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *